
|
Cerpen Rumah Angker
Jumat, 11 Juli 2014 • 01.36 • 0 comments
---- By : Dina Syahdiba
***
Hay,teman-teman namaku Nia Milla Ramadhani,biasa dipanggil Milla atau Illa. Aku punya sahabat,namanya Ririn,dia sahabat terbaikku dari kecil.dari dulu TK sampai sekarang kami SMA kelas 1,dia selalu jadi sahabat terbaikku,tapi sayang dia mengidap penyakit Gagal ginjal,dan teman-teman sekelas kami menjauhi dia,kecuali aku,aku yang selalu ada buat dia dan dia selau ada buatku. Ibu dan ayahnya telah meninggal saat dia masih kelas 3 SD.dan ia dirawat oleh neneknya,saat ia kelas 5 SD ,ia terkena musibah juga,rumah neneknya terbakar,dan neneknya tidak selamat,kecuali dia ,untung saja dia selamat. Semenjak saat itu ia dirawat oleh ibuku, aku yang meminta ibuku agar ia boleh tinggal di rumahku, sebenarnya ibuku setuju tapi ayahku tak setuju, setelah aku memujuk ayanhku, Ayahku mengizinkan Ririn tinggal dirumahku. Hobby ku sama seperti Ririn berpetualang.Kami sering berpetualang ke rumah-rumah hantu,hutan,pokoknya yang serem deh. Saat itu di sebelah rumah ku terdapat rumah yang Angker sekali karena t’lah lama tidak berpenghuni,Aku dan Ririn belum ada waktu yang tepat untuk pergi ke rumah itu. Tapi sekaranglah waktu yang tepat untuk berpetualang ke rumah angker itu.sejak kemarin kami tlah mempersiapkan alat untuk berpetualang kesana. Ayahku menyetujui Aku dan Ririn untuk pergi kesana,karena hobby ayah juga berpetualang,sedangkan ibuku tak setiju karena ibu taku aku dan Ririn kenapa-kenapa. “Sudahlah bu, biarkan saja mereka pergi bertualang ke rumah angker itu,mereka sudah besar bu”. Kata Ayah membela kami.”Tapi yah mereka itu perempuan”.kata ibu membantah ayah.”Tenang aja bu aku dan Ririn akan jaga diri kok...”.Kataku.”iya tan”.kata Ririn.”ya Sudah terserah kalian,tapi kalian kenapa-napa ibu gak tanggung jawab ya!” kata ibu marah.”Iya bu...”. Saat kami tlah sampai di rumha angker itu. Aku yang diluan masuk,karena penasaranku sangak kuat.”Milla,Aku merinding nih!”.kata Ririn. “Ahh kamu lebay, lagian kita belum ketemu apa-apa kok...,tenang aja kali..”.”Iya..” Rumah itu berlantai 4,kami tlah menyelidiki di ruangan bawah.saat itu kami ingin menaiki tangga yang menuju ke lantai 2. Saat kami baru melangkah tiba-tiba ada sosok penampakan yang memakai baju putih dan berambut panjang. Dengan lajunya ia naik ke atas.Aku dan Ririn langsung berpelukan dan berteriak. Setelah beberapa saat.kami pun mulai tenang dan melanjutkan perjalanan ke lantai berikutnya. Saat kami sampai ke lantai 2,sosok penampakan tadi muncul kembali.dengan sigat ia Berlari di depan mata kami,tapi saat itu aku ak merasa takut sekali pun ,malah aku menjadi penasaran. Hanya Ririn yang takut dan berteriak. “Mil,aku gak mau ngelanjutin perjalanan lagi,aku takut banget,kita pulang aja yuk.. “. Kata Ririn ketakutan,saat itu penyakit Ririn kambuh ia merasa kesakitan. “Aduh ,sakit banget ,Mil!! ,kita pulang aja yuk!!”.”ehmmm gimana ya?, jangan pulang dulu deh,aku masih penasaran tau! . Sini aku Gendong kamu!”.”Kamu serius?”.”Iya serius ya udah cepetan!”.”I..i..i..iya!.” . Kami kembali melanjutkan perjalanan menuju kelantai 3.saat kami sampai ke lantai 3,Sakit yang Kambuh di perut Ririn sudah hilang,jadi Ririn gak perlu di gendong lagi.”Ya udah,Rin kita keruangan itu yuk!,aku penasaran banget!”.”Aku takut!”.”Kamu takut?,ya udah kamu ngumpet di belakang aku aja!”.”iya”. Sesaat kami membuka pintu,tiba-tiba ada 2 sosok penampakan yang tadi,tapi kali ini dia berdua. Kami menjerit histeris karena mereka berdua menatap kami serius sekali. Kami berlari sekancang-kencang untuk menghindar. Saat itu Ririn terjatuh dan keseleo. Ia tak bisa berjalan. Aku yang ingin menggendong Ririn,sosok 2 orang tlah dekat dengan kami. Aku tak bisa membawa Ririn,karena aku ketakutan. Akhirnya aku meninggalkan Ririn untuk menyelamatkan diriku. Saat aku membuka pintu , Ririn berteriak, “ Millaaaaaaaaaa,tooooolllloooongin Akkkkuuuuu”.Ririn tlah diseret oleh kedua sosok penampakan itu.”Maaafff Riiinn Akuuuu gak Bisaaaa!”. Aku menangis tersedu-sedu setelah keluar dari rumah angker itu. “ Aku bodoh-aku bodoh kenapa aku gak selamatin Ririn! Kenapa???? Aku bodohhhhhhhhhhhhhhhhh!!!!”. Aku berteriak histeris karena kau tlah kehilangan sahabat satu-satunya yang terbaik dalam hidupku. Tiba-tiba tetangga-tetangga disana langsung menghampiriku dan bertanya-tanya “Ada apa?-ada apa?”. Ibuku dan ayak ku pun ikut menghampiriku. Dan bertanya “ Ada apa nak?”.” Ririn yah,Ririn yah!”.”Iya-iya Ririn kenapa??”.” Ririn dibawa sama penghuni dirumah ini! , aku ingin menyelama kan Ririn tapi gak bisa!”.”kan udah ibu bilang, jangan kesana!, ini akibat kamu pergi kesana!,coba kamu gak pergi kesana! ,pasti kejadiannya gak begini!”.”Iya bu, aku nyesal,aku nyesal!, Aku gak bisa berbuat apa-apa lagi bu!”.” Sudah lah ,itu tlah terjadi ,tak bisa diulang kembali!”. Kata ibu. Aku masih tetap menangis sesaat itu.Saat aku kembali keruamh bersama ayah dan ibuku. Ririn muncul yang telah menjadi roh.” Kenapa kamu gak selamatin aku Mil? ,kenapa?”.”Maaf Rin aku takut dibawa oleh penghuni dirumah itu,makanya aku meyelamatkan diriku!”.Tiba-tiba rih Ririn tlah lenyap menjadi asap. “Rin,Ririn,Ririn”.”Aku mencari ririn yang tlah leneyap tadi, tapi tak ketemu juga.Ya sudahhlah,aku tlah putus asa. Semenjak saat itu aku tak suka lagi berpetualang,semenjak saat itu juga aku selalu berdiam diri di kamar. Cerpen Saat Hari itu Tiba
Kamis, 10 Juli 2014 • 00.13 • 0 comments
---- By : Dina Syahdiba
***
Kinan Nafisah adalah anak yang pemalu dan pendiam.Di sekolah ia tak punya teman satupun yang dekat dengan dia.Akibat ia pemalu dan pendiam,ia dijauhi teman-temannya di sekolah.Di sekolah ia selalu di-bully sama teman-temannya.
Tapi setelah beberapa bulan kemudian,di kelas mereka kedatangan anak baru.Anak baru itu ramah dan santun.Banyak ibu guru atau bapak guru yang suka perilaku santun dan ramahnya itu.Namanya adalah Nayla Milla Agnesia.
Kinan-pun sangat suka dengannya.Tapi sayang Kinan masih malu-malu untuk menjadi temannya. Saat itu Nayla pernah mendatanginya dan bertanya “Kalau boleh aku tau,nama kamu siapa?”. Saat Nayla bertanya,Kinan tak menjawab,malahan Kinan menjauh dari Nayla karena tersipu malu. Tapi Nayla tetap berusaha untuk mengetahui kepribadian Kinan.T’lah berapa kali Nayla bertanya-tanya tentang Kinan,tapi tetap Kinan tak menjawab,ia sangat malu untuk menjawabnya.Kinan pun masih ragu-ragu untuk menjawab,hatinya ingin menjawab,tapi mulutnya tertutup diam. Nayla ingin menyerah,tapi tiba-tiba saja Kinan datang untuk menjawab apa yang ditanya Nayla.”Ehmmm aku minta maaf ya,karena setiap kamu tanya namaku,aku takmenjawab.Namaku adalah Kinan Nafisah”.Kinan menjawab pertanyaan yang telah lalu ditanya oleh Nayla.Ia menjawab sambil malu-malu.”Nama yang bagus Kinan,Kamu kenapa tidak mau menjawab pertanyaanku kemarin?”.”Akubukan tak mau menjawab,tapi aku malu”.”Kenapa harus malu?,kata tak boleh malu untuk menjawab pertanyaan seseorang.Dari pertama aku masuk ke sekolah ini,aku t’lah suka padamu,aku ingin menjadi sahabatmu,apakakah kau bersedia?”.”T..te..terima kasih ,Kamu serius ingin menjadi sahabatku?,A..a..ku kan tak banyak disukai oleh teman-teman di sekolah”Iya,aku serius,Aku ingin menjadi sahabatmu”.”A..aaa....aku mau menjadi sahabatmu”.”Oh,ya? Terima kasih banyakya....”.”Iya sama-sama”. Semenjak mereka menjadi sahabat,Banyak perubahan yang dialami Kinan,yang biasanya ia pemalu,sekarang tak menjadi pemalu,yang biasanya ia pendiam sekarang ia mulai berbicara sesama-sama teman sekelasnya.Tapi yang biasanya ia lihat Nayla ramah,sekaran mulai menjadi pendiam. “Kamu kenapa nayla?,kamu sakit perut?”.”Ehmmm, eng...enggak kok emangnya kenapa?”.”Kalau kamu gak sakit perut,kenapa kamu pegang-pegang perut kamu,kayak orang kesakitan?”.”Ahhhmmm, enggak,gak mungkin aku sakit perut,aku sa....,eh gak ada kok udah yuk ke kantin”.”Sa? sa apa?”.’Gak ada udah yuk ke kantin”.”Ehhh,i..iya yuk ke kantin”.
Setelah 2 tahun kemudian...
“Kin,aku mau ngomong sesuatu sama kamu!”.”Ngomong apa?”.”Kamu harus tau 1rahasiaku!,aku tlah lama menyimpan rahasia ini tak ada satu orang pun yang tau apa rahasiaku ini, bahkan orang tuaku pun tak tau!”.”Rahasia?,rahasia apa?”.”2 hari lagi aku akan meninggalkan kamu dan semua orang yang ada disekitar ku!”.”Kamu mau kemana?”.”Nanti juga kamu tau!,setelah aku pergi,kamu kerumah aku dan kekamarku. Disana ada satu kotak yang berisi kenangan manis.Tapi kamu boleh mengambil itu setelah aku pergi!,ingat itu!”.”i...i..iya,tapi kamu mau pergi kemana?”.”Kamu liat aja nanti setelah 2hari kemudian”.”I..iya”.
2 hari kemudian...
“Nayla,kamu jangan tinggalin aku,kenapa kamu harus meninggal?kenapa?Naylaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!”.Tak lama kemudian,terbesit kata-kata yang disampaikan Nayla kepadanya.”Oh ya,iya Nayla pernah bilang sama aku ,setelah dia pergi aku harus kerumahnya dan kekamarnya untuk mengambil suatu kotak yan berisi kenangan manis.
“Permisi om,tante,boleh saya ke kamarnya Nayla sebentar?”.”Oh ya silahkan Kinan”.”Terima kasih tan”. Saat Kinan membuka kotak itu, Disana terdapat foto-foto yang ia lalui bersama Nayla,Ada beberapa barang yang mereka pernah beli berdua,Dan ada satu surat yang berisi penyampaian.
Saat hari itu tiba,pasti kamu membuka kotak ini setelah aku pergikan?,Kin,aku tau pasti kamu sedih setelah kehilangan aku,kamu jangan nangis donk,nanti aku ikutan nangis lagi..,Di dalam kotak ini terdapat kenangan manis yang pernah kita lalui bersama,dari kita kelas 1 SMA sampai sekarang kita udah quliah.Senang rasanya punya sahabat kayak kamu...,kamu pernah curiga kan sama aku saat perut aku kesakitan??,Aku sakit perut karena aku gagal ginjal,itu adalah rahasiaku selama ini,yang belum pernah aku kasih tau sama kamu.. .Kinan cantik,kamu jangan sedih terus-terusan ya.Walaupun aku udah pergi,tapi aku tetap ada di sisi kamu untuk jaga kamu,jangan manyun donk,tapi senyum..,Oh ya semenjak aku gak ada,kamu gak boleh jadi gadis pemalu dan pendiam lagi ya.Nanti teman-teman kita malah nge-bully kamu lagi.. Bye Kinan.
Nayla Milla Agnesia
"Iya nay, aku janji gak bakal nangis terus dan gak bakal jadi gandis pemalu dan pendiam lagi. Selama-lamanya kamulah seorang sahabat terbaikku".
CERPEN - HIDDEN GARDEN MYSTERY
Senin, 07 Juli 2014 • 20.22 • 0 comments ---- By : Yusnia Sapriani*** Hallo nama ku Ayunda, Tapi teman ku banyak memanggil ku Una. Aku tinggal di daerah Semarang. Di sini aku mau cerita tentang Kejadian Horror di kehidupan ku gituh, Langsung aja ya .. Saat itu aku dan ke Dua teman ku yang bernama Citra dan Vita, sedang berlibur di satu Vila tua gituh.. Kata orang sih, Vila itu terkenal angker banget. Tapi karna aku dan ke dua teman ku itu sangat suka dengan Tantangan dan Mistik, jadi kita tetep dateng ke Vila itu. Oh ya, Di vila itu terdapat satu taman yang cukup luas, taman itu berada tepat di belakang Vila itu… Pertama kami datang ke Vila itu jam 13.00, saat itu keadaan Vila itu sangat Kotor dan Berantakan,jadi terpaksa kita Rapi in semuanya, setelah kita rapi in semuanya kita pun sejenak beristirahat dan berbincang-bincang. “Boring nih, gw pingin main sesuatu yang menantang. Tapi main apa ya?” Tanya Vita sambil menuangkan segelas minuman. “Hemmm.. main Jelangkung aja Vit” Ujar Citra sambil Bercanda. “Boleh tuh, kapan kita mainnya?” jawab Vita dengan serius. “Gw kan Cuman bercanda.” Kata Citra sambil menoleh ke Vita. “Tapi Boleh juga sih ide lu Cit, kayanya seru” jawab aku dan Vita sambil sibuk main in Hp. “kalo gitu, kapan dong mainnya?” Tanya Citra. “Malam ini jam 00.00, Gimana?” jawab Vita. “Oke,” Ucap ku dan Citra. “tapi mainnya di mana?” Tanya ku. “di taman belakang aja, kayanya cocok deh tamannya cukup luas untuk kita main permainan itu!” Jawab Vita. “Sipp..” jawab kita Serempak. _________SKIP_________ *di taman belakang* Kami pun mulai Permainan Jelangkung itu Tapi, Di akhir permainan kami di kejutkan Oleh angin yang Begitu besar, tiba-tiba muncul sosok perempuan berpakaian putih yang berdiri tepat di depan kami, kami pun berteriak dan lalri masuk ke dalam Vila dengan muka pucat. Setelah sampai di Vila kami pun Berbincang bincang soal peristiwa tadi. “Siapa ya Hantu Cewek tadi?’’ tanya ku. “Mungkin Penunggu Taman belakang!” jawab Vita. “tapi Gw penasaran, Ulang lagi yuk permainan nya?” ajak Citra. “oke, kapan?” tanya ku. “besok malem” jawab Citra. “udah lah besok aja Bahasnya gw ngantuk nih” Ujar ku. Kami pun Tidur tapi, tiba-tiba di tengah –tengah Lelapnya tidur aku merasakan Haus Akhirnya terpaksa aku pun bangaun dan menuju ke dapur untuk mengambil minum, tapi aku di kejutkan oleh hantu perempuan dengan berpakaian putih seperti hantu tadi saat bermain Jelangkung. Hantu itu pun menghampiri aku dan berkata “ Jangan Ulangi Permainan Itu Lagi!” kata si Hantu. Tiba-tiba si hantu pun menghilang entah kemana, karna takut aku pun langsung berlari ke kamar untuk kembali tidur. Tak terasa Malam pun telah berlalu, aku dan teman ku pun terbangun. Setelah mereka semua terbangun aku pun menceri takan semua kejadian ku tadi Malam. Tapi, semuanya tidak percaya dan malah mengatakan “ Ngigo kali lu Una, “ ucap mereka berdua. “Ihh Gak Percayaan Banget sih” Jawab ku . “Udah lah Dari pada berantem mending Kita Bersihin Taman yuk kayanya Kotor banget, Mumpung masih pagi.” Kata Vita. “Yaudah deh” Jawab ku. ________SKIP________ *Di taman* Kami Pun Membersihkan Taman dengan semangat. Tapi, saat kita sedang asyik membersihkan taman, Tiba-Tiba ada yang Melontarkan sebuah kertas kea rah Kita berdua. Isi kertas itu adalah *JANGAN POTONG SATU RUMPUT ATAU TANAMAN DI TAMAN INI*.. kami pun merasa aneh, “Kenapa gk Boleh” Tanya ku. “entahlah” jawab Citra. “Udahlah terusin aja Mungkin itu cuman orang Jail aja yang Cuman pengen nakut-nakut in” Ucap Vita.. Saat aku memotong satu Tanaman Tiba-tiba terdengar suara aneh yang menakutkan, akhirnya kami pun ketakutan dan masuk ke dalam Vila. “Sebenarnya ada apa sih, Perasaan dari kemaren gw ngerasa ada yang aneh” Ucap ku. “Udahlah Una Gk usah pikir yang aneh-aneh deh” Jawab Citra dengan nada Juteknya. Siang Pun telah berlalu, kami pun Memulai permainan Jelangkung Lagi .. _________SKIP________ *Di taman belakang* Kami pun mengulang permainan itu sama persis seperti Malam Kemarin . tapi, anehnya si sosok hantu perempuan itu tidak datang. “ HEH HANTU JELEK KELUAR DONG!”. Ucap Citra dengan Emosi. “Cit lu jangan ngomong sembarangan dong” Jawab ku dan Vita. “Ooopss” ujar Citra. Tiba-tiba aku dan Vita di kejutka oleh Citra, karna dia Kerasukan si hantu itu. “KALIAN MELANGGAR UCAPAN KU !” Ucap si hantu. “Melanggar apa” jawab Vita. “JANGAN PURA_PURA TIDAK TAHU KALIAN !” kata si hantu. “KALIAN TELAH MELANGGARNYA !” kata si hantu sambil menunjuk ke arah aku dan Vita. Tiba-tiba Citra pun Menceburkan dirinya ke Danau yang ada di sekitar Vila itu.. kami pun terpaksa meninggalkan Citra karna kita Ketakutan, Lalu aku dan Vita pun memutuskan untuk Pulang ke rumah masing-masing. Tapi, sebelum Pulang aku dan Vita bertanya ke salah satu warga. __________SKIP__________ *Di Rumah warga itu* Se sempai nya di rumah warga itu aku pun menanyakan sesuatu “Bu, sebenarnya ada apa dengan Vila itu” Tanya ku. “Maksudnya?” kata si Ibu itu. *kami pun menceritakan yang sebenarnya*. Ternyata, dahulu di Vila itu ada seorang Gadis Perempuan yang bernama Natasya yang Di bunuh Oleh Kekasihnya, karna di duga selingkuh. Pembunuhan itu tepat di taman Belakang Vila itu. Lalu Arwah Natasya gentayangan dan membunuh si kekasih Yang sedang bermain jelangkung Di taman Belakang Itu, Natasya membunuh si kekasih dengan Cara Menenggelamkan nya ke danau di sekitar Vila Itu. Karna sudah Puas aku dan Vita pun Pulang ke rumah Tanpa satu teman Kita Citra. Aku dan Vita pun menyesal karna telah berlibur dan bermain Jelangkung di Vila Itu.... Cerpen - Not Fair
Kamis, 03 Juli 2014 • 18.00 • 0 comments
By : Yusnia Sapriani*** Nama ku Yuuka, aku mempunyai kembaran bernama Yuuki. Kami kembar identik, Pada awalnya kami sangat akrab tapi, Lama kelamaan timbul lah rasa iri dalam hati Yuuki. Yuuki iri pada ku karna aku lebih di perhatikan oleh orang tua kita. Karna aku mempunyai penyakit Gagal ginjal, aku mengidap penyakit ini sejak usia ku masih 4 tahun. Pada saat itu aku dan keluarga ku, Termasuk Yuuki sedang berlibur di Pulau Iriomote, di Okinawa, Jepang. Sesampainya di pula aku dan yuuki pun langsung bermain pasir di bibir pantai, “Yuuka, kamu jangan basah-basaan ya” teriak mamah. “Iya mah, cuman maen pasir aja kok” ujar ku. “Selalu saja Yuuka yang di perhatiin, sedangkan aku selalu di diemin” ucap Yuuki dengan nada yang sangat pelan. Setelah bermain pasir kami pun kembali ke Hotel dekat pulau, sesampainya di Hotel aku dan Yuuki pun membersihkan diri. “Yuuka, makan dulu terus minum obat” ucap mamah yang sedang sibuk menyiapkan baju aku dan Yuuki. *DI RUANG MAKAN* Aku dan Yuuki pun bergegas pergi ke Ruang makan, “Yuuki, kamu jangan makan Ayam ya, itu buat Yuuka soalnya Cuma satu” Ucap mama. Yuuki hanya terdiam, “Yuuka, sesudah makan aku mau ngomong” ucap Yuuki sambil menoleh kepada ku. “Iya kak”jawab ku. Selsai makan,aku pun menemui Yuuki yang sedang duduk di tangga depan hotel. “Kamu mau ngomong apa kak?” Tanya ku. Tetapi, Yuuki tidak menjawab, dia hanya diam sambil melirik ke arah ku. “Kamu mau ngomong apa? Jawab dong !” Ucap ku. “Yuuka kamu beruntung banget ya?” Ucap yuuki dengan mata yang berkaca-kaca. “Beruntung apa? Aku gak ngerti apa yang kamu omongin,” Ucap ku sambil memegang tangan Yuuki. “Kamu tuh emang gak pernah nyadar ya, asal kamu tau ya Yuuka aku tuh iri sama kamu karna kamu selalu dapet perhatian mamah atau papah, sedangkan aku apa? Aku selalu di kucilkan, aku selalu di anggap tidak ada dalam keluarga ini” jawab Yuuki dengan nada tinggi dan keras. Aku pun diam beberapa saat, “Tapi, aku gak pernah minta semua perhatian itu kak, maaf in aku aku gak bermaksud untuk membuat kakak iri” Ucapku sambil memeluk Yuuki. “Udah lah Yuuka, semuanya udah terlambat percuma kamu minta maaf, kata maaf kamu udah gak berarti buat aku” Jawab Yuuki dengan kasar. “aku mohon kak maaf in aku”. Kata aku sambil menangis di pelukan Yuuki. “AKU BENCI KAMU, INI TIDAK ADIL BAGI KU !” ucap Yuuki sambil Mendorong ku sehingga terjatuh ke bawah tangga kurang lebih setinggi 1 setengah meter. Yuuki pun berteriak “YUUKA !” teriak yuuki. “Apa yang kamu lakukan Yuuki?”tanya papah sambil turun ke bawah untuk menyelamatkan Yuuka. “Maaf in aku pah!” ucap Yuuki sambil menangis., Yuuka pun di bawa ke rumah sakit terdekat. *DI RUMAH SAKIT*(Ruangan Dokter) “Bagai mana ke adaan Yuuka anak saya dokter” Ucap mamah dengan muka kawatir. “keadaan Yuuka memburuk Bu, Yuuka harus Menjalani Oprasi cangkok ginjal !, jadi Yuuka Harus cepat-cepat mendapatkan Ginjal baru” ucap dokter. “Baik dok lakukan oprasi itu Saya akan mecari kan ginjal baru itu secepatnya” Jawab mamah. *DI RUMAH* Sesampainya di rumah, mamah pun berbicara ke pada Yuuki “Yuuki, kalo bukan karna kamu Yuuka tidakn akn begini, jadi kamu harus bertanggung jawab ! kamu harus mendodorkan satu Ginjal kamu untuk Yuuka, Besok !” Ucap mama sambil Melihat ke arah Yuuki. “Tapi mah, Yuuki takut” jawab Yuuki. *DI RUMAH SAKITt*(di ruang oprasi) “dokter apa oprasi ini tak akan melukai aku atau pun Yuuka?” tanya Yuuki. “etah lah, kalo oprasi ini Berhasil Mungkin tidak akan ada yang tersakiti, tapi biarlah Tuhan yang menentukan” jawab Dokter. Oprasi pun berhasil dan berjalan dengan Lancar. Setelah pulih aku dan Yukki pun di pindah kan ke ruang ICU. *DI RUANG ICU* Setelah 1 minggu aku dan Yukki berada di ICU, Yuuki pun mulai berbicara kepada aku, mamah,dan papah “Mah, Pah aku mau pergi.”Ucap Yuuki. “kamu mau pergi ke mana?” tanya mamah. “Nanti Juga mamah tau aku akan pergi ke mana.” Jawab Yuuki. "Ya sudah mamah mau pergi ke ruang Dokter dulu ya" Kata mamah. "Iya mah" Jawab ku dan Yuuki. *DI RUANG DOKTER* "Dok kapan ke dua anak saya bisa pulang?"tanya mama. "Yuuka bisa pulang besok, tapi Yuuki belum bisa pulang karna luka bekas oprasi nya belum begitu kering" Jawab dokter. "Baik lah dok, terima kasih" Ucap mama. *KE ESOKAN HARINYA* "Yuuki, mama mau antar Yuuka pulang dulu ya, kamu gak apa-apa sendiri di sini?"tanya mama kepada Yuuki. "Iya mah, gak apa-apa kok" Jawab ku. Saat Yuuki ingin ke kamar mandi tiba-tiba, tak sengaja dia menjatuhkan gelas. Yuuki pun terpeleset dan jatuh, Lalu Yukki tertusuk pecahan beling, tepat di luka jahitan bekas oprasi. Akhirya yuki pun meninggal dunia. Awalnya aku dan mama tidak percaya kalu Yuuki meninggal dunia. Akhirnya kami pun membawa jenazah Yuuki Untuk di Kuburkan. *DI KUBURAN* "Apa mamah benar tidak adil?"tanya mamah. "Tidak mah, mamah adil kok, mamah jangan merasa bersalah dong" jawab ku. "Kalau mamang mamah adil isi semua tidak akan terjadi"kata mamah. "mah, kak Yuuki akan sedih kalo mamah nangis terus" Kata Yuuka. "Yuuki maaf kan mama kalo kamu merasa INI TIDAK ADIL mamah menyesal karna mamah tidak pernah menjadi mama yang adil untuk kamu" ucap mamah sambil Memeluk nisan Yuuki.. SELSAI |
MY WORDS;
GIVE ME YOUR WORDS;
OTHERS;
♥ >> dapat blog baru
date : NOW
at:10 am
♥ >> beruk keluar tandas
date : 12/12/12
at: 12pm
♥ >> cinderella arrived
date: 1/1/2190
at: 13.12pm
BLOG ARCHIVE; |